5 Gejala Omicron yang Tidak Boleh Disepelekan

gejala omicron

Omicron sepertinya menjadi momok baru yang muncul di tengah perkembangan virus corona yang belum berakhir. Masa pandemi pun semakin panjang tanpa tahu kapan berakhirnya. Hal ini tentu saja membuat kita harus selalu menjaga kesehatan dan mewaspadai munculnya gejala penyakit.

Jangan meremehkan gejala penyakit yang sederhana sekalipun. Karena pada kenyataannya, gejala yang muncul dari virus corona terlihat sederhana namun mematikan. Itulah kenapa perlu pemahaman dan pengetahuan mengenai virus corona, termasuk omicron.

Mengenal Tentang Omicron

Omicron adalah salah satu varian terbaru dari coronavirus. Nama Omicron berasal dari bahasa Yunani artinya o kecil.

Meskipun kecil, namun dampak yang dimunculkan dari varian baru coronavirus ini begitu besar. Tingkat penularannya tinggi dan termasuk varian baru virus corona yang mendapatkan perhatian khusus dari WHO.

Omicron pertama kali terdeteksi masuk ke Indonesia pada bulan Desember tahun 2021. Penularannya yang cepat membuat varian baru corona ini cepat mendapatkan korban baru dan terus bertambah. Parahnya vaksin biasa tidak mempan untuk menanganinya, sehingga diperlukan vaksin booster.

Penderita omicron yang sudah sembuh pun tak mendapat jaminan untuk tidak tertular lagi. Hal ini dikarenakan penderita omicron masih bisa terinveksi lagi jika pertahanan dalam tubuhnya kurang.

Gejala Omicron yang Tak Boleh Disepelekan 

Gejala Omicron sebenarnya hampir sama dengan gejala virus corona yang lain. Namun tentu saja ada perbedaannya. Gejala Omicron yang umum terjadi diantaranya :

1. Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan adalah gejala umum yang dialami penderita Omicron. Rasanya nyeri dan gatal pada tenggorokan.

Gejala ini sudah ditetapkan sebagai gejala awal pasien yang terpapar Omicron oleh Komisaris Departemen Kesehatan Masyarakat Chicago yaitu dr. Allison Arwady. Fakta ini tentu dapat kita jadikan patokan untuk mengetahui gejala awal Omicron.

2. Batuk

Setelah sakit tenggorokan, gejala awal yang dirasakan oleh penderita Omicron adalah batuk terus menerus. Batuk yang tak ada hentinya ini tentu saja membuat kelelahan muncul, sehingga penderita Omicron terlihat lemas dan tak berdaya.

3. Hidung Tersumbat

Setelah batuk, hidung tersumbat menjadi gejala lainnya yang nampak pada penderita Omicron. Hidung tersumbat membuat pasien susah bernafas, bersin dan pilek. Bahkan ada yang dibarengi dengan sakit kepala dan pusing.

Penderita terlihat tak berdaya dengan gejala yang mirip dengan flu biasa ini. Biasanya penderita akan berusaha untuk membuat hidungnya tak tersumbat karena mengganggu pernapasannya.

4. Merasa Kedinginan

Gejala seperti demam dan kehilangan indra penciuman rupanya tidak terjadi pada penderita Omicron. Gejala yang lebih jelas terlihat justru pada keadaan pasien yang merasa sangat kedinginan. Pasien tidak demam, melainkan suhu tubuhnya menjadi sangat dingin.

Karenanya kita harus memperhatikan keadaan kita sendiri saat memiliki gejala awal Omicron. Jika kita demam, bisa jadi kita tidak terserang Omicron. Namun bisa suhu badan kita justru dingin dan kita menggigil karena merasa kedinginan, maka kita perlu segera periksa ke dokter agar dapat segera ditangani. Bisa jadi kita terinveksi Omicron.

5. Kelelahan yang Berlebihan

Gejala Omicron selanjutnya yang patut untuk diwaspadai adalah kelelahan yang berlebihan. Penderita Omicron tidak kehilangan indra penciuman dan perasa, namun tubuhnya akan terasa sangat lelah. Seolah bekerja tanpa istirahat. Padahal penderita tidak melakukan pekerjaan apapun yang berat.

Kelelahan yang parah ini membuat tubuh menjadi lesu dan tidak bersemangat. Jika kita merasakan kelelahan seperti ini, segeralah periksakan diri ke dokter dan perbanyak istirahat untuk memulihkan tenaga.

Itu dia gejala umum yang harus diketahui dan diwaspadai dari Varian baru Covid-19, yaitu Omicron. Semoga bisa menjadi langkah awal kita untuk lebih menjaga kesehatan dan segera bertindak untuk menanggulangi penualaran virus mematikan tersebut.

Salam sehat

**

Tinggalkan komentar