4 Faktor Sepele Penyebab Mata Minus

Faktor penyebab mata minus

4 Faktor Sepele Penyebab Mata Minus – Mata minus dalam istilah medis disebut miopia merupakan kondisi dimana mata tidak bisa melihat dari kejauhan secara fokus. Jadi, seseorang yang menderita mata minus bisa bisa dengan jelas melihat sesuatu dari dekat.

Selain diderita orang dewasa, mata minus juga dapat menyerang anak-anak dimulai dari usia 6 sampai 13 tahun. Namun, orang dewasa juga bisa menderita kondisi ini. Dan Miopia bisa berkembang dengan sangat cepat.

Gejala Mata Minus

Gejala pada Mata minus bisa juga disebut rabun jauh pada yang umumnya adalah membuat penglihatan menjadi kabur saat melihat objek atau benda yang jauh. Namun, terdapat juga beberapa gejala pada mata minus yang sering di alami penderita, seperti:

  • Sakit kepala.
  • Mata berkedip.
  • Mata terasa lelah.
  • Sering menyipitkan mata

Gejala ini biasanya akan hilang setelah selesai melakukan perawatan dengan menggunakan kacamata dan lensa kontak. Sakit kepala dan kelelahan pada mata mungkin berlangsung selama 1 hingga 2 minggu, pada masa penyesuaian penggunaan kacamata atau lensa kontak.

Faktor Penyebab Mata Minus

Ada beberapa faktor utama yang bisa jadi penyebab seseorang menderita mata minus, seperti:

1. Kelainan Refraksi

Mata minus atau rabun jauh dapat disebabkan oleh kelainan refraksi. Hal ini bisa terjadi jika mata tidak bisa memfokuskan cahaya di retina. Ketika mata memfokuskan cahaya di depan retina ini dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur.

Sedangkan Retina sendiri merupakan permukaan yang berada dibelakang mata untuk mengumpulkan cahaya. Biasanya, retina ini mengubah cahaya menjadi impuls listrik lalu dibaca oleh otak sebagai gambar.

2. Genetik atau Riwayat Keluarga

Rabun jauh juga diketahui bisa terjadi dalam satu keluarga atau secara turunan. Anda mungkin dapat menderita rabun jauh atau mata minus, jika ada salah satu keluarga maupun kedua orang tua pernah menderita mata minus.

3. Bentuk Bagian Mata Tidak Normal

Mata minus bisa juga terjadi karena bentuk pada bagiannya yang sedikit tidak normal. Bola mata rabun jauh pada umumnya akan sedikit lebih panjang dan terkadang kornea pmata terlalu bulat.

4. Sering Melihat Objek Terlalu Lama

Jika anda banyak menghabiskan waktu untuk memfokuskan penglihatan mata pada benda di sekitar, seperti membaca, menulis dan bermain smartphone, laptop atau komputer. Ini bisa meningkatkan resiko mata minus.

Oleh karena itu, anda juga keluarga harus menjaga jarak saat melakukan salah satu kegiatan tersebut, merupakan solusi tepat untuk mengurangi resiko terkena mata minus atau rabun jauh.

Nah, Demikian informasi kesehatan mata mengenai penyebab mata minus yang perlu kamu tahu. Semoga dengan adanya informasi ini, dapat menambah wawasan juga pengetahuan anda tentang penyakit mata rabun.

Total
1
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Ciri-ciri radang amandel

Ciri-ciri Radang Amandel atau Tonsilitis